SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kantor Badan Sar Nasional (BASARNAS) Jawa Timur, mulai H min 7 mengerahkan 110 anggotanya untuk bertugas membantu dalam pengamanan arus mudik dan balik lebaran.
Terdapat 4 titik pusat yang akan menjadi pos penjagaan basarnas jawa timur, yakni di Jember, Trenggalek, Surabaya dan Suramadu.

Pada masing masing titik pusat, setiap pos penjagaan menangani belasan sektor kota yang ada di jawa timur.
Tidak hanya personil, basarnas jawa timur juga mengerahkan 2 unit kendaraan rescue. Dua kapal boat, dan satu unit heli yang siap memantau kondisi keamanan pada H min 7 hingga H plus 7.
Menurut Sutrisno Kepala Basarnas Jawa Timur mengatakan, khusus di perairan Suramadu, petugas basarnas akan menambahkan lima sekoci.
Karena diperairan ini, membentang jembatan terpanjang di Indonesia, sepanjang 5,4 kilo meter.
Dengan adanya peningkatan volume arus transportasi yang ada, pada perairan selat madura dimungkinkan rawan terjadi kecelakaan laut.
Ditambahkan oleh sutrisno, masyarakat harus cepat dalam melaporkan suatu musibah. Sehingga penanganan petugas basarnas yang akan datang kelokasi kejadian datangnya bisa cepat
Namun jika masyarakat melaporkanya terlambat pertolongan pertama datangnya akan terlambat, sehingga penanganan korban akan terlambat juga.
“Setiap pertolongan yang diberikan kepada masyarakat pada setiap musibah yang ada, tidak dipungut biaya, “ tegas Sutrisno usai memimpin apel kesiapan pasukan, Jumat (03/09/2010). (Arip)












