JABON (kabarsidoarjo.com)- Suyadi (27) penunjuk arah jalan alternatif raya Porong, babak belur di hajar Khoiron dan Askan warga Dusun Buaran Desa Keboguyang Kecamatan Jabon.
Pria ini dikepruk menggunakan helm lalu di pukul dengan batu, oleh kedua orang yang juga bekerja sebagai joki penunjuk arah.

Tak terima dengan aksi brutal yang dilakukan oleh kakak beradik yang juga sesama Joki itu, Suyadi terpaksa melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Jabon.
Kejadian bermula, Saat Suyadi mengantarkan pelanggannya, Khoiron tiba tiba menghentikan laju motor Suyadi di Desa Besuki Kecamatan Jabon.
Tanpa basi basi, Khoiron langsung melayangkan bogem mentah ke arah muka Suyadi,
Tak puas hanya memukul dengan tangan kosong, pelaku terlihat makin kalap dan memukul korban dengan batu.
Saat bersamaan Askan pun datang dan turut serta mengepruk kepala Suyadi dengan helm.
Akibatnya korban mengalami luka lebam di bagian mukanya serta kepala bagian belakang korban terlihat benjol.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Jabon AKP Sunarjo didampingi Kanitreskrimnya Aiptu Slamet membenarkan. Terjadinya kasus pemukulan yang dilakukan oleh sesama tukang jasa antar mobil itu,
“Kejadian ini dipicu oleh kecemburuan sosial diantara para joki, diantara satu sama lain tidak memdapatkan jatah yang sama,” terang Kapolsek.
Dihadapan petugas, pelaku mengaku, bahwa ia kesal dengan korban karena, sebelumnya terlibat adu mulut berebut ongkos jasa antar.
Kini pihaknya masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut, dengan memanggil beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian.
Bila terbukti maka pelaku akan dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Arip)













