info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Soal Limbah Sungai Dam Bono, Dinas Lingkungan Hidup Sebut Dari Banyak Perusahaan | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Saturday, 15 August 2020

Soal Limbah Sungai Dam Bono, Dinas Lingkungan Hidup Sebut Dari Banyak Perusahaan

Published on Maret 12, 2020 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dugaan pencemaran sungai dam Bono oleh PT Racbhini Leather yang dihearing oleh komisi A dan C DPRD Sidoarjo Rabu Kemarin, ternyata membuka data banyaknya perusahaan di sungai Botho dam Bono yang juga diduga membuang limbahnya.

Ir Sigit Setiawan

Hal ini seperti lontaran Ir Sigit Setiawan Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Lingkungan Hidup saat hearing, yang menyebutkan memiliki data soal limbah itu.

“Kalau saya buka disini, nanti peserta hearing pasti kaget.Namun karena belum kita laporkan kepada Bapak Wakil Bupati, maka data itu belum kita buka,” ujar Ir Sigit Setiawan.

Masih menurut Ir Sigit Setiawan, pencemaran sungai saat ini, merupakan kejadian ketiga kalinya.

Seperti kejadian pencemaran sebelumnya, petugas LH kesulitan mendekteksi siapa perusahaan yang sengaja membuang limbah ke sungai botho itu.

Namun karena dibantu dengan drone, maka Dinas LH mendapatkan fakta bahwa beberapa perusahaan lain di kawasan gedangan ini, juga membuang limbah di sungai.

“Fakta fakta yang kita dapatkan melalui penelusuran drone, sangat mengagetkan kita juga. Ternyata banyak perusahaan lain di kawasan situ, yang membuang limbahnya ke sungai dam Bono,” tutur Ir Sigit Setiawan.

Mantan Kepala Dinas Bina Marga Sidoarjo ini juga menambahkan, yang menjadi kendala bagi Dinasnya untuk melakukan langkah tegas, adalah hasil lab air limbah yang di kirim ke lab, baru keluar maksimal seminggu kedepan.

Sedangkan selama seminggu itu, air buangan limbah yang sebelumnya pekat, kembali seperti air biasa.

“Kita memang butuh lab yang representatif dan lengkap, sehingga ketika ada persoalan pencemaran sungai, kita bisa langsung mengetahui hasilnya,” ujar Sigit Setiawan.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis