info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Komisi II DPR RI Wanti-Wanti BKN Agar Selalu Transparan Dalam Penerimaan CPNS | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Tuesday, 30 November 2021

Komisi II DPR RI Wanti-Wanti BKN Agar Selalu Transparan Dalam Penerimaan CPNS

Published on November 16, 2021 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Komisi II DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Kantor Regional II BKN (Badan Kepegawaian Negara) Surabaya, Selasa (16/11/2021).

Dalam kesempatan ini, 9 anggota Komisi II DPR RI yang hadir langsung diterima oleh Kakan BKN Regional II Surabaya Heru Purwata serta dua Deputi BKN Pusat, untuk menggelar dialog dua arah .

H.Rahmat Muhajirin SH

Wakil Ketua (Waka) Komisi II DPR RI Syamsurizal mengatakan kunjungan spesifik ini untuk mengevaluasi pelaksanaan seleksi CPNS yang ditemukan adanya kecurangan

Menurut Syamsurizal, kunjungan spesifik ke kantor regional II BKN Surabaya setelah ditemukan dugaan kecurangan dalam tes seleksi kompetensi dasar CPNS.

BKN mengungkapkan terdapat indikasi kecurangan dalam seleksi itu di beberapa titik lokasi yang mencapai 225 kasus.

Anggota Komisi II DPR yang lain yakni Rahmat Muhajirin SH menambahkan, bahwa evaluasi seleksi CPNS oleh BKN sangat penting untuk meyakinkan ke masyarakat bahwa kegiatan rekrutmen CPNS maupun PPPK benar-benar transparan dan tidak ada titipan atau rekayasa.

“Saya yang dari dapil Surabaya-Sidoarjo banyak menerima permintaan untuk memasukkan CPNS, namun saya bilang tidak bisa karena seleksinya ketat,” tegas Rahmat Muhajirin yang politisi dari Partai Gerindra ini.

Untuk itu, lanjut Rahmat Muhajirin, sedari dini sebelum pelaksanaan Seleksi CPNS 2021, BKN dapat mengantisipasi bagi hadirnya peluang kecurangan terutama dari orang dalam.

Dikatakan, sepanjang sistem Seleksi CPNS 2021 yang menggunakan Teknologi Informasi (TI) tersebut masih dikelola manusia, tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyimpangan, seperti yang terbukti sekarang.

”Salah satunya melalui sistem operator model digitalisasi, harusnya semua berbasis TI karena sepanjang manusia masih menjadi operator, kecurangan akan terjadi dan itu terbukti sekarang,” paparnya.

Kepala Kanreg II BKN Surabaya Heru Purwata mengatakan, dalam seleksi CPNS dan PPPK di wilayah Jatim yang merupakan wilayah kerja Kanreg II BKN Surabaya tidak ditemukan kecurangan oleh peserta maupun petugas.

“Kita sudah memiliki perangkat IT internal untuk mengantisipasi kecurangan, sehingga disini berjalan lancar dan aman,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga memberi nilai-nilai kejujuran dan akhlaq yang baik kepada semua pegawai BKN agar memiliki integritas dan kredibilitas dalam menjalankan pekerjaan.

“Setiap minggu kita berikan siraman rohani kepada pegawai,” katanya.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

DLHK Kabupaten Sidoarjo Buat Inovasi Bayar Retribusi Kebersihan Lebih Cepat dan Mudah dengan Sistem Digital Payment (Virtual Account)

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaluiDinas Lingkungan Hidup ...

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis