info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Perkuat Ekonomi Rakyat, Kanwil Pajak Bebaskan Pajak UMKM | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Tuesday, 20 October 2020

Perkuat Ekonomi Rakyat, Kanwil Pajak Bebaskan Pajak UMKM

Published on September 22, 2020 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) – Pandemi Covid-19 yang masih belum berlalu, membuat banyak industri yang gulung tikar, Karena daya beli masyarakat juga melemah.

Pemerintah sendiri, sudah banyak mengeluarkan program bantuan untuk mengatasi masalah ekonomi.

Tujuannya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.

Salah satunya, dengan memberikan keringanan pajak untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kalau sebelumnya berapapun omset dari umkm itu, pajaknya 0,5 Persen, sekarang tidak lagi dikenakan pajak, sebab sudah ditanggung pemerintah sampai bulan Desember.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jatim II menyampaikan bahwa sektor usaha UMKM merupakan penyokong ekonomi Indonesia, sebab 71,99 persen pelaku usaha dari UMKM, dengan Produk Domestik Broto (PDB) sampai 60,7 persen.

“Banyak industri besar yang gulung tikar, tapi sektor UMKM justru tumbuh. Tapi persaingannya semakin ketat, karena banyak korban PHK yang membuka usaha, makanya perlu strategi khusus supaya jenis usaha ini tetap survive,” Kata Takari Yoedaniawati, Kabid P2Humas Kanwil DJP Jatim II, saat aacara Business Development Servive (BDS) dengan tema strategi UMKM Merespon Dampak Pandemi Covid-19 yang dilaksanakan secara daring, Selasa 22 September 2020.

Dalam kegiatan ini, Kanwil DJP Jatim II menggandeng Grab, karena banyak masyarakat yang sudah banyak yang bertransaksi secara online.

Oleh sebab itu, para pelaku ekonomi kerakyatan ini dapat memanfaatkan fasilitas digital, seperti grab untuk menjaga usahanya tetap bisa bertahan di masa pendemi ini.

“Sekarang paling gampang jualan di Online, tapi kadang mereka tidak mengerti, baik syarat mendaftar, atau fitur yang ada didalam aplikasi tersebut, makanya kami gandeng grab untuk dapat memasarkan usahanya,” ungkap takari.

Secara nasional, pelaku umkm yang memanfaatkan keringanan pajak baru 10 persen, sedangkan untuk wilayah DJP Jatim II sudah 30 Persen.

Makanya akan kembali di dorong supaya lebih memahami atas Progam tersebut.

“Kami akan terus mensosialisasikan ini, agar semua dapat terdata dengan baik,” ucapnya.

Disisi lain, kerjasama dengan Grab tidak hanya sebatas ini saja. Tapi masih ada tindak lanjut, misalkan membangun kerjasama dengan keanggotaannya di Grab Food.

“Progam lain juga nanti akan kita coba kerjasamakan untuk menggali potensi pajak,” pungkasnya.(Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis