info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Kepala Desa Sudimoro Dipolisikan | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Thursday, 3 September 2015

Kepala Desa Sudimoro Dipolisikan

Published on October 1, 2010 by   ·   No Comments

TULANGAN (kabarsidoarjo.com)- Moh Fauzi Shomad Kepala Desa Sudimoro Kecamatan Tulangan, dilaporkan ke polisi oleh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, karena diduga melakukan pungutan liar (PUNGLI) dan menjual tanah kas desa (TKD).

Setidaknya ada tiga poin pelanggaran yang dilakukan oleh Fauzy.

Anggota BPD menunjukkan surat laporan

Anggota BPD menunjukkan surat laporan

Yang pertama tentang biaya pembuatan riwayat tanah yang dipungut kepada 151 pemohon sertifikat masal swadaya (sms), sebesar Rp 300 hingga 700 ribu tiap pemohon.

“Itu merupakan pungli (pungutan liar), karena tidak ada landasan hukum yang jelas,” kata Ketua BPD Sudimoro Abdul Majid AR, didampingi sekretaris Suwoto dan Ir. Imron anggotanya, Saat melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Tulangan, Jumat, (01/10/2010).

Kedua, tentang pengaplingan sawah seluas 2,9 hektar menjadi 139 kapling. Dimana seluas 1 hektar tanah tersebut merupakan tanah kas desa (TKD), yang pemindahannya diduga dilakukan tanpa prosedur yang benar.

Selain itu pengaplingannya juga diduga tanpa seijin dan sepengetahuan pihak berwenang.

“Karena setelah kita cek ke BPN (Sidoarjo), lahan itu masih berstatus lahan konservasi. Tidak boleh dijadikan kawasan pemukiman maupun industri, ” tandasnya.

Di sisi lain, BPD  juga menduga ada ketidakberesan dibalik pemungutan biaya pengeringan lahan sebesar Rp 425 ribu per gogol.

“Ini bisa dilihat dari jumlah kaplingan sebanyak 139 petak, padahal jumlah gogol hanya 121 orang. ” ungkap Abdul Majid AR.

Persoalan ketiga,  adalah pengurusan sertifikat sawah yang diajukan 42 gogol.

‘Biaya untuk pengurusan sertifikat sekitar Rp 60 juta sudah diserahkan, namun sampai sekarang ternyata tak jelas,” tambah Suwoto.

Atas sejumlah dugaan pelanggaran tersebut, Abdul Majid meminta aparat secepatnya melakukan proses hukum. Sebab, perbuatan Kades Fauzy dinilai merugikan warga setempat.

Selain dilaporkan ke Polsek Tulangan, pihak BPD juga melayangkan tembusan ke Bupati Sidoarjo, Kapolres Sidoarjo, Kejari Sidoarjo,Kabag Pemerintahan, Inspektorat Sidoarjo, Kepala BPN Sidoarjo, Camat Tulangan dan Danramil Tulangan.

” Kita terpaksa melaporkan Kades Fauzy  ke Polisi dengan tembusan ke berbagai instansi  agar kasusnya ditindaklanjuti secara hukum,” jelas Abdul Majid AR.

Kapolsek Tulangan AKP Drs Mujiono, saat dikonfirmasi membenarkan telah adanya laporan tersebut.

“Laporan tertulis dari BPD Sudimoro tentang dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Kades Sudimoro. sudah saya terima, kini masih kami pelajari. Soal benar tidaknya laporan itu, nantinya pihak-pihak terkait kami panggil,” ungkap AKP Mujiono.(Arip)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Mensos saat penyerahan sembako

Mensos Serahkan 400 Paket Sembako Gratis

WARU (kabarsidoarjo.com)- Menteri sosial Republik Indonesia Hj.Khofifah Indar ...
Foto bersama selepas pemberian bea siswa

Peduli Pendidikan, PT Megasurya Mas Berikan Beasiswa

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahun ajaran baru 2014/2015 dan perayaan ...
tmp_4809-lebaranpop-up1304497526

Hari Raya Idul Fitri 1436 H telah tiba. ...
Bupati saat membagikan beras zakat

3100 Paket Zakat Dibagikan Baznas Sidoarjo

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sebanyak 3100 paket zakat fitra Badan ...
Warga mengambil bingkisan

Jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas Bagikan Paket Lebaran

[caption id="attachment_31761" align="alignleft" width="300" caption="Warga mengambil bingkisan"][/caption] WARU (kabarsidoarjo.com)- ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis