info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Pasal II Di Tatib Dapat Sorotan, Dewan Bentuk Panja Revisi | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Tuesday, 20 October 2020

Pasal II Di Tatib Dapat Sorotan, Dewan Bentuk Panja Revisi

Published on Agustus 13, 2020 by   ·   No Comments

 


SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Keberadaan Peraturan DPRD Kabupaten Sidoarjo nomor 1 tahun 2019, tentang perubahan atas peraturan DPRD Sidoarjo no 1 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD Sidoarjo, mendapatkan sorotan dari LSM.

Sorotan itu salah satunya disampaikan Fatihul Faizun, Direktur LSM PUSAKA (Pusat Studi Kebijakan Publik).

Faizun menunjukkan pasal II yang perlu direvisi

Menurut Fatihul Faizun, pada Tatib DPRD nomor 1 tahun 2019, memang diatur adanya perubahan untuk Tatib DPRD Sidoarjo tahun 2018.

Namun anehnya, perubahan itu tidak disebutkan adanya perubahan di pasal II.

Pasal II di Tatib DPRD Sidoarjo itu disebutkan, DPRD Sidoarjo terdiri atas anggota partai politik peserta pemilu yang dipilih melalui Pemilu 2014.

Padahal mestinya, pasal II itu dirubah dengan anggota DPRD Sidoarjo terdiri atas anggota partai politik peserta pemilu yang dipilih melalui Pemilu 2019.

“Kalau di Tatib masih tertulis anggota hasil pemilu tahun 2014, maka seluruh kinerja anggota dewan saat ini bisa bermasalah,” ujar Faizun.

Masih menurut Fatihul Faizun, akibat yang bisa timbul dari kesalahan Tatib tahun 2019 ini, adalah legalitas dari anggota dewan sendiri.

Hal ini mengacu pada UU No 17 tahun 2014 tentang MD3 pasal 398 l, disebutkan Tata tertib DPRD kabupaten, paling sedikit memuat ketentuan tentang pengucapan sumpah janji, penetapan pimpinan, jenis penyelenggaraan rapat, fungsi wewenang dan tugas serta kewajiban lembaga.

Juga mengatur tentang pembentukan susunan, serta wewenang dan tugas alat kelengkapan.

“Bisa jadi, kesalahan ini menjadikan produk hukum yang dihasilkan anggota dewan bermasalah, karena Tatib masih menyebutkan anggota dewan periode 2014” ungkap Faizun.

Sebagai langkah untuk mencari jalan keluar dari persoalan ini, Faizun menyarankan anggota dewan untuk segera melakukan konsultasi ke Propinsi
atau Kemendagri.

“Segera lakukan konsultasi, jangan sampai kesalahan Tatib ini dibiarkan dan menjadi persoalan besar di belakang hari,” ungkap Faizun.

Sementara itu H. Usman M.Kes ketua DPRD Sidoarjo Ketua Dewan menegaskan, bahwa masalah tahun anggota dewan di pasal II itu hanya masalah salah ketik saja.

Karenanya, atas usulan Fraksi Gerindra untuk refisi Tatib No 1/2019 itu, DPRD sudah membuat PANJA yg membahas Refisi Tatip dengan anggota terdiri dari tujuh fraksi terbagi secara proporsional.

“Ketua Panja nya Pak Anang dari fraksi Gerindra,dan akan ada perbaikan di kesalahan ketik Tatib yang ada,” jelas Usman. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Cari Bibit Atlit Handal Lewat Porkab 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Dalam menggali potensi bibit-bibit atlet yang ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis