info lowongan kerja info lowongan kerja info lowongan kerja
Kasus Dugaan Pungli PTSL Desa Suko Terus Menggelinding | kabarsidoarjo.com
area dewasavideo bokepcerita panas cerita panasFilm pornofoto panas reverse osmosisfilter air minumpabrik air minum Hacker indonesiaorang gantengtrainer seo resep kulinerresep makananresep nusantara berita terupdateBerita unikberita lucus
Monday, 25 October 2021

Kasus Dugaan Pungli PTSL Desa Suko Terus Menggelinding

Published on Oktober 12, 2021 by   ·   No Comments

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Kasus dugaan Pungli PTSL di Desa Suko Tamana terus menggelinding.

Kades Suko, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Rokhayani, Memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Sidoarjo, untuk dimintai keterangan atas dugaan Pungli program PTSL, Selasa (12/10) siang.

Kades Suko saat dikejaksaan

Pemanggilan Kades Suko Rokhayani oleh Kejaksaan Negeri Sidoarjo tersebut terkait dengan laporan warga yang di Pungli ketika mengikuti program PTSL (Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).

Kades Rokhayani datang di Kejaksaan Negeri Sidoarjo sekitar pukul 8.30 wib.

Dengan ditemani seorang perempuan yang membawa amplop coklat ukuran folio, berisi berkas atau dokumen yang di perlukan dalam pemeriksaan serta Wulan anak mantu Kades juga datang memenuhi panggilan penyidik.

Saat ditanya media ketika memasuki ruang penyidikan, Kades Rokhayani tidak bersedia melayani wawancara.

Kades Rokhayani yang mengenakan baju batik warna biru dengan motif bunga itu, ia berjalan di posisi depan.

Sedangkan petugas keamanan Kejaksaan Negeri Sidoarjo pun langsung mengarahkan Kades Suko tersebut, ke dalam ruang Pidsus (Pidana Khusus) untuk menjalani pemeriksaan.

Perlu diketahui bahwasanya Kades Suko dilaporkan warganya terkait dugaan Pungli program PTSL.

Dan pemeriksaan oleh penyidik kejaksaan dijadwalkan pukul 09.00 wib.
Kades Suko Rokhayani akan diperiksa tiga jaksa penyidik senior, yakni Wido Utomo, Wahyu Dwi Prasetyo dan Guntur Arif.

Sementara itu terkait pemanggilan Kades Suko di Kejaksaan.

Imam Asya’ari menjelaskan sudah benar langkah yang dilakukan oleh Rokhayani dengan mendatangi Kejaksaan.

Artinya Kades memberikan contoh sebagai warga negara yang baik.

Dengan diperiksanya Kades Suko, harapan warga kasus ini akan terungkap segera,” tegas Imam.

Bermula dari laporan warga yang mengurus sertifkat tanahnya dikenai beaya bervariasi.

Ada yang menyebut per berkas Rp 2,5 juta. Namun keterangan lain menyebut Rp 1 juta bagi yang memiliki lahan 50 m2. Padahal jumlah yang mengurus ada 1313 warga.

Seorang warga menuturkan bukti beaya pungli itu sudah tersebar di grup WA pengurus RT setempat. (Abidin)

Readers Comments (0)




Update Lumpur Lapindo

Prestasi Sidoarjo Terkini

DLHK Kabupaten Sidoarjo Buat Inovasi Bayar Retribusi Kebersihan Lebih Cepat dan Mudah dengan Sistem Digital Payment (Virtual Account)

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaluiDinas Lingkungan Hidup ...

Songsong Pemilu 2019, KPU Sidoarjo Gencarkan Sosialisasi Pemanfaatan Formulir A5

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Tahapan sosialisasi menjelang Pemilu 17 April ...

Capaian Istimewa Direktur RSUD Sidoarjo, Raih PPT Pratama Teladan 2018

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Penghargaan diraih Direktur RSUD Sidoarjo, dr. ...

Validasi Data Pemilih Tetap, KPU Terus Sosialisasikan Posko GMHP

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Sejak tanggal 1 Oktober 2018 lalu, ...

Ribuan Warga Ikuti Senam Poco-Poco

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Ribuan warga Sidoarjo ikuti senam poco-poco ...

Kabar Lingkungan Sidoarjo

Batik Jetis